Selasa, 17 Januari 2017

Memendam Perasaan Cinta

Cinta, yah... sesuatu yang bisa membuat seseorang bahagia, senyum senyum sendiri, dan terkadang juga bisa membuat seseorang meneteskan air mata. Untuk orang-orang yang sedang jatuh cinta, tentu saja perasaan yang dia alami adalah sesuatu yang bisa membuat dirinya merasa paling bahagia, terkagum-kagum dengan seseorang yang dia cintai, bahkan segala kekurangan orang yang dia cintai semuanya tertutup oleh rasa cintanya (membuat itu semua tidak terlihat). Mengungkapkan rasa sayang dan cinta kepada seseorang adalah sesuatu yang sangat ingin disampaikan oleh orang yang sedang dilanda virus cinta. Namun untuk mengungkapkan nya itu gampang-gampang susah loh ! Butuh keberanian untuk bisa menyampaikannya kepada orang terkasih. Apalagi ketika kita berharap orang tersebut juga mempunyai perasaan yang sama dengan apa yang kita rasakan. Apakah kita siap menerima semua jawaban dari dirinya, termasuk juga apakah kita siap jika dia tidak mempunyai perasaan yang sama terhadap kita?

Nah dari beberapa pertanyaan tersebut, ada beberapa orang yang tidak sanggup untuk menerima dan mendengar penolakan dari orang yang mereka cintai. Sehingga ada orang-orang yang memilih untuk memendam perasaannya di bandingkan dengan menyampaikannya. Apa sih yang akan kita rasakan jika kita hanya memendam perasaan kita tanpa menyampaikannya?

Pendam atau ungkapkan? Hayoo jangan galau ;)

Memendam Perasaan Cinta itu terasa indah namun menyakitkan. Mengapa??
Ada banyak suka dan duka yang dialami ketika kita mencintai orang secara diam-diam. Indahnya adalah ketika kita bisa mempertahankan rasa yang ada tanpa takut adanya penolakan dan rasa sakit hati. ada suka, ada pula duka yang akan terasa.
Di balik keindahan itu, ada rasa sakit yang terasa ketika kita dihadapkan pada kenyataan bahwa kita tidak akan bisa mendapatkan balasan atas perasaan kita. Hal ini karena orang yang kita cintai pun bahkan tidak mengetahui perasaan kita terhadapnya. Awal mencintai, mungkin semua akan terasa begitu indah dan tanpa beban. Namun lama-kelamaan, semua akan berubah menjadi semakin rumit dan menguras hati dan pikiran. Jika sudah begitu, apa yang sebaiknya dilakukan? Apakah kamu akan bertahan mencintainya dalam diam? Atau dengan berani akan mengungkapkan perasaan yang selama ini terpendam?

Mungkin semuanya berawal dari rasa kagum...
Kagum atas apa yang diberikan Ilahi kepadanya. Rasa kagum yang semakin menumpuk membuat perasaan itu berubah menjadi 'cinta'. Namun apa daya, jika kita tak sanggup untuk mengutaraknanya, kita hanya bisa tersenyum saat melihat dan mengingatnya. Semuanya terasa sangat indah. Namun berhati-hatilah... jangan sampai kita terjebak oleh cinta palsu. Cinta yang bisa membuat kita lalai hingga berpaling dari-Nya. Sesungguhnya Mencintai seseorang karna Allah amat sangat lebih indah kawanku.... :')

Jadi... Apakah kamu sanggup untuk memendam perasaan cinta kali ini? atau kamu lebih memilih untuk menyampaikannya? Itu semua tentu kembali kepada diri kita sendiri. Semoga apa yang kita lakukan adalah hal yang terbaik untuk kita. Aamiin...







2 komentar:

  1. Bagus ihhh unnch , udah ke blogger handal miss x semua nya tertata rapih

    BalasHapus
    Balasan
    1. yaampun masih jauh @shopiamegasari .. masih amatir
      Makasi yah udah mampir ^_^

      Hapus