Senin, 23 Januari 2017

Aku Takut Jatuh Cinta

Hai.. Perkenalkan namaku Ririn Dwi Oktora, aku biasa di panggil Okta. Aku Seorang wanita yg terlahir biasa, jauh dari kata sempurna. Aku hidup dalam keluarga yang sederhana, namun aku sangat bersyukur  hidup di tengah-tengah keluarga ini.
            Sejak duduk di bangku SMA, aku sudah mulai belajar untuk mandiri, yah.. meskipun masih dengan bantuan orangtua. Tapi aku bersyukur aku bisa mengurangi sedikit beban orangtua ku.
            Hemm, aku mau bercerita sedikit tentang kehidupan asmaraku ketika SMA.  Ketika itu, Aku masih duduk di bangku SMA. Kebetulan pas semester akhir, ada siswa baru pindahan dari Surabaya. Sebut saja Rendra.  Sejak dia hadir, kelas selalu heboh. Yah.. karena dia "cukup" tampan, bisa di bilang miriplah sama aktor-aktor korea yg sering muncul di drama-drama Korea.  Hampir semua wanita di kelasku mengidolakannya. Tapi tidak termasuk Aku. Karena dulu aku selalu berfikir, "Pria tampan, kebanyakan tidak baik". Dia bagaikan primadona di tengah-tengah pengagumnya. Tapi ternyata, yang aku fikirkan salah, dia lelaki yg baik. Sampai suatu hari, dia memintaku untuk menjadi "Pacar" nya. Aku pun tak menyangka, kenapa dia bisa memilih aku??? Padahal wanita-wanita yang menyukainya pun lebih dari aku. Mereka cantik, kaya, pintar,  dan segalanya lebih dari aku.  Tapi ternyata.. Ketika itu, aku pun punya sedikit rasa kepadanya. Aku yang awalnya berkomitmen untuk tidak berpacaran, akhirnya luluh dan mau menerimanya (itupun sangat sulit bagiku, antara prinsip atau hati). Hubungan kami berjalan seperti biasa, seperti teman biasa.. Meskipun status "berpacaran". Kami tak pernah pergi berkencan "ngdate", jalan-jalan, bahkan pegangan tangan pun rasanya tidak pernah. Cukup saling memberi perhatian :) , tidak lebih! Seperti kebanyakan pasangan anak muda saat ini yang membuat hati miris melihat tingkah mereka ketika bersama.
            Setelah lulus sekolah, hubungan kami pun masih berlanjut. Singkat cerita, setelah sekian lama kami menjalin hubungan, kami pun berencana untuk menikah. Aku sudah dekat dengan keluarganya, begitupun dia.
            Di sisi lain, 1 tahun setelah kelulusan, akupun berniat untuk melanjutkan sekolah. Aku masuk di Perguruan Tinggi swasta di kota ku. Suatu ketika, aku bertemu dengan 1 orang pria, yang ternyata akhir nya menjadi teman sekelas ku di kampus. Sebut saja Fandy. Fandy, mahasiswa yang cukup cerdas. Tapi aku tak begitu menyukainya, karena aku rasa dia orang yang cuek, jutek dan angkuh!
            Kembali ke hubunganku dengan Rendra. Hubungan kami semakin dekat,  walaupun semakin banyak masalah yang kami hadapi. Terlebih semenjak dia bekerja di luar kota, kita jalani hubungan Longdistance dengan saling menjaga kepercayaan. Dengan kesibukan kami masing-masing, dan jarak yg cukup jauh.. Hubungan kami mulai renggang sedikit demi sedikit. Tapi di situ kami telah berkomitmen untuk menikah, yah walaupun slalu ada saja halangan yang membuat acara untuk lamaran & pernikahan kami di undur. Sampai akhirnya ada orang ke 3 yang merusak hubungan kami ber'2. Tepat di hari ulang tahunku, aku berharap mendapat kado terindah dari sang kekasih. Namun, di luar dugaan.. Aku mendapat kado yang sangat SPECIAL. Yang tidak akan pernah bisa aku lupakan. Ketika itu aku dan Rio (sahabatku) hendak menemuinya di tempat kerjanya (di luar kota) untuk memastikan hubungan kami. Karena sudah lama kami tidak berkomunikasi.  Tapi di situ aku mendapat kabar buruk dari teman sekantor & teman kost nya. Kabar yang membuat ku cukup "hancur". Aku mendapat kabar bahwa dia telah memiliki kekasih baru di lingkungan tempat kerjanya, bahkan kabar kabar buruk yang berbau negatif pun sempat aku dengar. Aku tak bisa menahan air mata ku untuk keluar membasahi pipi ku, aku yang sedari pagi belum makan pun tak nafsu untuk makan ketika mendengar berita itu, meskipun hari telah gelap. Badan ku lemas, pikiran ku kacau!!!
            Beberapa minggu kemudian, kamipun berdamai dan Rendra menceritakan kesalahpahaman kami. Hubungan kami mulai membaik, tapi ternyata.. Aku di bohongi!!! Dia tetap berhubungan dengan wanita itu, tanpa memikirkan aku.. Calon Isteri nya! :'(
            Dengan kebohongan-kebohongan dan sikapnya yang selalu mebuatku SAKIT, aku pun tak mau lagi berhubungan dengannya. Rencana indah kita pun akhir nya musnah. Beberapa bulan kemudian diapun menikah dengan wanita itu. Wanita yang baru saja dia kenal, tanpa tahu asal muasal wanita tersebut. Tetapi meski telah menikah, dia tetap menghubungiku dan mengatakan bahwa dia terpaksa menikah dengan wanita itu. Itu bukan keinginannya. Dan dia selalu berkata bahwa dia masih mencintai dan menyayangiku sampai kapanpun. Tapi aku sudah tak peduli!! Aku sudah bosan di teror dan di ganggu oleh wanita yang kini menjadi istri nya.
            Dari situ, aku mulai menutup hati. Sulit rasanya untuk mencintai & mempercayai lagi seorang laki-laki. Dari pengalaman ini, aku bisa mengambil hikmahnya. Ternyata dia bukan pria yang terbaik untukku. Dan aku yakin Allah telah menyediakan seorang pangeran yang terbaik untukku. Aku mulai lebih mendekatkan diriku kepada Sang Pencipta dan menyadari bahwa semua ini adalah ujian untuk ku. Meskipun butuh waktu lama untuk bisa move on dan melupakan Rendra, namun akhirnya aku berhasil menghilangkan segala perasaan yg pernah bersemayam dalam hati ini untuk Rendra.
 
Sampai akhirnya…
            Ntah kenapa aku rasa ada yang beda. Perasaan ku terhadap Fandy, teman kampus ku sedikit berbeda. Aku memang sebeel sama dia, tapi ntah kenapa aku juga suka dia! Apa mungkin aku jatuh cinta??
 
            Tapi aku takut.. Takut di kecewakan k'2 kali nya oleh seorang laki-laki, terlebih Fandy pun sudah mempunyai kekasih. Ku kira itu hanya perasaan biasa, namun ternyata hari ke hari aku makin menyukai dan sering memperhatikannya. *dengerin deh lagunya nirina, hari ini,esok dst. Itu banget deh*
Tuhan.. Tolong aku! Aku takut.. Aku takut jatuh cinta!!!
            Singkat cerita, Fandy putus dengan kekasihnya. Terlihat dari wajah nya yang sedikit berbeda. Terlihat lebih murung..
            Aku bingung apa yang harus aku lakukan agar dia tahu perasaan ku, dan akupun tahu perasaannya. Aku biarkan saja perasaan ini mengalir apa adanya..
Hmmm, ngomong-ngomong nih ternyata di kelas juga ada yang menyukaiku. Mereka menyatakan langsung perasaannya kepada ku. Tapi.. Mana mungkin? Aku tak mempunyai perasaan yang sama dengan mereka. Hatiku tetap berharap pada Fandy. Pria yang membuatku kembali merasakan rasanya “jatuh cinta”.
Fandy..
Ya, dialah yang membuatku mulai melupakan masa lalu ku. Membuat ku bangkit dari keterpurukan. Membuat ku lebih semangat menjalani hari.  Tapi aku malu, aku merasa tak pantas mencintainya. Aku dan dia bagaikan langit dan bumi. Aku terlalu banyak kekurangan.. Tak sperti dia.
Akupun tak tahu, mengapa aku bisa sampai mencintai dia?
Mungkin ini yang namanya cinta..
Kepribadian nya membuat ku terpesona, sikap lembut dan sopan santunnya kepada yang lebih tua membuat ku selalu kagum melihatnya.
Hhhh,
Akhir-akhir ini.. Aku cukup bahagia \(´`)/
Kenapa???
Karena aku perhatikan, Fandy sudah mulai berubah..
Aku rasa dia kadang memperhatikanku. Karena aku sering memergokinya sedang menatapku. Jujur, aku senang.. Tak jarang mata kami pun bertemu, dan aku merasakan getaran2 yg berbeda..
Dia.. Ku rasa, dia pun menyukai ku!
Bukan ke Pd’an sih.. Tapi itu hasil dari analisis ku. Heheee
Dari sikap nya, aku rasa begitu. Tapi, terkadang aku pesimis lagi ketika cuek nya mulai kambuh.. :|
Fandy, fandy..
Slalu nama itu yang ku ingat,
Ku slalu berdo'a .. Berharap dialah jodoh ku. Imam bagi ku. Pendamping dalam hidupku, yg mampu menuntunku ke arah yg lebih baik.  Slalu ku sebut nama nya dalam setiap doa-doa yang ku panjatkan..
Mungkin ini lagu yg mewakili perasaan ku saat ini..
Afgan~Jodoh pasti bertemu
Andai engkau tahu
Betapa ku mencinta
Selalu menjadikanmu isi dalam do’a ku
Ku tahu tak mudah
Menjadi yang kau pinta
Ku pasrahkan hatiku
Takdir kan menjawabnya
Jika aku bukan jalanmu
Ku berhenti mengharapkanmu
Jika aku memang tercipta untukmu
Ku kan memilikimu,
jodoh pasti bertemu
---------------------------
Entah sampai kapan aku sanggup menunggumu,
Menanti kata-kata yang ku harap itu keluar dari bibirmu..
"Maukah kau menjadi pendamping hidup ku..?"
Ahh...
Rasanya pasti sangat bahagia, jika aku bisa menjadi milik mu :)
---------------------------
Beri aku tanda, jika kamu memiliki perasaan yang sama denganku..
Aaaaahhhh
Andai Kamu tahu isi hati ku,,
Hingga kini..
Hanya 1 harapan ku
"Berjodoh dengan mu"
Dan membentuk keluarga yg Sakinah bersamamu,.


Satu tahun telah berlalu... kini aku tahu bahwa Fandy memang mempunyai perasaan yang lain terhadapku. Bahasa tubuhnya berbeda dari teman-temanku yang lainnya. Dia terlihat salah tingkah bila kupergoki dia saat menatapku. Ku buka jejaring sosialnya pun, terkadang kurasa yang ia tulis adalah untukku. Namun dia tak pernah menyatakan perasaannya secara langsung. Yah, aku tahu apa sebabnya... itu memang sesuai dengan kepribadiannya, dan justru itu yang membuat aku tertarik kepadanya. 
Rasa sayangku terhadapnya yang teramat sangat, namun karena ketidakmampuan dan ketidakmungkinan ku untuk menyampaikannya... membuat aku tersiksa. Sampai suatu hari aku ingin memberinya sebuah hadiah untuknya. Aku pergi ke sebuah Mall dan mencari sesuatu yang sekiranya cocok untuk aku berikan kepada Fandy. Setelah berkeliling akhirnya aku menemukan sebuah jam tangan yang aku rasa cocok untuk aku berikan. Kenapa jam tangan? Karena aku perhatikan dari dulu biasanya dia memakai jam tangan, namun tidak untuk akhir-akhir ini. Tapi jam tangan itu tak lantas aku berikan, aku mencari cara bagaimana agar dia bisa menerima pemberianku tanpa mengetahui bahwa itu pemberian dariku. Akhirnya aku memutuskan untuk menitipkannya kepada temanku, dan ku meminta agar semua ini dirahasiakan. Beruntung, temanku mau melakukannya... iapun memberikan jam tangan itu kepada Fandy dengan mengatakan bahwa itu adalah darinya.
Sangat-sangat bahagia yang kurasakan saat Fandy memakai jam tangan pemberianku, meskipun dia tak tahu bahwa itu dariku.
Semakin hari kami semakin dekat, dekat sebagai teman pastinya... Sampai akhirnya aku mendapat kabar tentang rencana pernikahan Fandy. Mungkin bisa kalian bayangkan bagaimana rasanya jadi aku. Saat orang yang kita cintai, orang yang kita yakini bahwa dia juga memiliki rasa yang sama dengan kita, orang yang kita harapkan untuk menjadi pasangan kita, ternyata akan melangsungkan pernikahan dengan orang lain. Terasa seperti tersambar petir di siang bolong (kalo kata orang sih begitu :D)! Sakitnya tuh disiniiiiiiiiiiiiiiii *sambilpegangdada*. Hancur sekali hati ini… Aku jadi teringat masa lalu, ketika ada seorang lelaki yang hendak melamarku.. namun aku enggan, karena aku terlalu berharap bahwa Fandy yang kelak akan melamarku.

Setiap detik, menit, aku berusaha mencoba melupakannya… mencoba menyadari dan memahami bahwa sesuatu yang kita inginkan belum tentu menjadi milik kita. Tapi ternyata sulit! Tak semudah membalikan telapak tangan.. melupakan sesorang dan mencoba menghapus rasa yang selama ini terpendam dalam hati ini sangat sulit. Tapi aku terus berusaha, agar aku tak berlarut-larut dalam kesedihan dan kekecewaan ini. Aku mulai introspeksi diri, mencoba menghibur diri, dan menyadari bahwa selama ini aku salah. Aku terlalu percaya diri dan ‘GR’ ketika aku meyakini bahwa Fandy juga mencintaiku. Aku mulai membagi apa yang aku rasa ini kepada sahabatku, tempat berbagi cerita saat aku suka ataupun duka. Memang sulit untuk melupakan seseorang yang special bagi kita, terlebih untuk orang sepertiku. Ketika mencintai seseorang, akan sulit melupakannya meskipun kita bukan siapa-siapanya. Yah.. sudahlah, ini memang takdir-Nya. Aku yakin bahwa ini semua adalah yang terbaik untuk ku dan Fandy, meskipun semua ini menyakitkan.
Hingga akhirnya kartu undangan pernikahan Fandy pun sampai di rumahku….!!!
 (*To be Continue....)

Rabu, 18 Januari 2017

Ketika Saling Mencintai, Namun tak bisa Bersama & dipersatukan. Rasanya itu . . .

Pernahkah kamu merasakan bagaimana rasanya ketika kamu memiliki perasaan cinta kepada seseorang dan ternyata orang tersebutpun mempunyai perasaan yang sama dengan kamu? Tentu rasanya sangat senang sekali bukan??? Yaaah.... tentu saja,, tapi apakah kamu pernah mengalami saat-saat seperti itu namun pada kenyataannya ternyata kalian tidak bisa bersatu... Ketika kalian saling mencintai, ternyata orang yang kita cintai tersebut ternyata menikah dengan orang lain,,? karena di jodohkan mungkin? Bagaimana perasaan mu..? Sangat sangat hancur rasanya... kecewa yang teramat sangat, dan hati yang sangat perih. Yaah... ituh sangat wajar, begitupun yang aku rasakan saat mengalami hal tersebut (Hahha, kesian banget yahh Gueh -__-) . Apalagi ketika menghadiri pesta pernikahannya dan berfoto bersama kedua mempelai, rasanya hati ini berbisik "Harusnya aku yang ada disamping dia", tapi apa daya... aku hanya bisa tersenyum menahan sakit.


Beberapa hari sebelum dia melangsungkan pernikahan... aku menemaninya membeli sesuatu untuk calon isterinya, kamu tahu bagaimana rasanya? Itu sesuatu yang luarrrr biasa, pengen nangis, menjerit dan sebagainya. Coba saja kamu bayangkan, kamu menemani orang yang kamu cintai membeli sesuatu untuk orang yang membuat kamu menjadi orang yang sangat kecewa karena kehadirannya? Sakittttttttt sakitttt sakitttt yang gak pernah bisa aku gambarkan bagaimana rasanya, pokoknya Sakit ! tapi aku tak pernah sedikitpun menyimpan rasa marah ataupun dendam kepada wanita itu. Aku hanya merasa bahwa dia adalah orang yang beruntung karena menikah dengan orang yang sangat aku kagumi :)
Yahhhh.... bagaimanapun semua ini sudah terjadi, aku hanya berusaha melupakan semuanya, tentang perasaanku, dan semua rasaku terhadapnya. Namun itu tak semudah yang ku bayangkan, setelah sekian lama tetap saja aku belum bisa melupakan nya, apalagi saat kita bertemu, ketika tak sengaja mata ini bertatapan, hati ini rasanya sakit sekali mengingat semua memory tentang kita...
Aggggh bagaimanapun ga ada yang bisa ngerti gimana perasaan aku saat itu, dan bagaimana sakitnya aku. Tapi.... di depan semua teman-teman, tentu saja aku tak memperlihatkan wajah sedih ku, justru aku memasang wajah bahagia dan tersenyum dengan senyuman yg sangat manis tentunya :) wkwkwk.
Yasudahlahyah.... ini semua hanya berbagi pengalaman, ambil yg baik... buang yang buruknya :D
Semoga kedepannya bisa lebih baik lagi dan kita mendapatkan yang terbaik tentunya. Amiiin...
Oia satu lagi, doaku untuk mereka... Semoga kalian Bahagia :') Amiiin....InsyaAllah 

(Sumber: Curhatan Temen :p)

Selasa, 17 Januari 2017

Memendam Perasaan Cinta

Cinta, yah... sesuatu yang bisa membuat seseorang bahagia, senyum senyum sendiri, dan terkadang juga bisa membuat seseorang meneteskan air mata. Untuk orang-orang yang sedang jatuh cinta, tentu saja perasaan yang dia alami adalah sesuatu yang bisa membuat dirinya merasa paling bahagia, terkagum-kagum dengan seseorang yang dia cintai, bahkan segala kekurangan orang yang dia cintai semuanya tertutup oleh rasa cintanya (membuat itu semua tidak terlihat). Mengungkapkan rasa sayang dan cinta kepada seseorang adalah sesuatu yang sangat ingin disampaikan oleh orang yang sedang dilanda virus cinta. Namun untuk mengungkapkan nya itu gampang-gampang susah loh ! Butuh keberanian untuk bisa menyampaikannya kepada orang terkasih. Apalagi ketika kita berharap orang tersebut juga mempunyai perasaan yang sama dengan apa yang kita rasakan. Apakah kita siap menerima semua jawaban dari dirinya, termasuk juga apakah kita siap jika dia tidak mempunyai perasaan yang sama terhadap kita?

Nah dari beberapa pertanyaan tersebut, ada beberapa orang yang tidak sanggup untuk menerima dan mendengar penolakan dari orang yang mereka cintai. Sehingga ada orang-orang yang memilih untuk memendam perasaannya di bandingkan dengan menyampaikannya. Apa sih yang akan kita rasakan jika kita hanya memendam perasaan kita tanpa menyampaikannya?

Pendam atau ungkapkan? Hayoo jangan galau ;)

Memendam Perasaan Cinta itu terasa indah namun menyakitkan. Mengapa??
Ada banyak suka dan duka yang dialami ketika kita mencintai orang secara diam-diam. Indahnya adalah ketika kita bisa mempertahankan rasa yang ada tanpa takut adanya penolakan dan rasa sakit hati. ada suka, ada pula duka yang akan terasa.
Di balik keindahan itu, ada rasa sakit yang terasa ketika kita dihadapkan pada kenyataan bahwa kita tidak akan bisa mendapatkan balasan atas perasaan kita. Hal ini karena orang yang kita cintai pun bahkan tidak mengetahui perasaan kita terhadapnya. Awal mencintai, mungkin semua akan terasa begitu indah dan tanpa beban. Namun lama-kelamaan, semua akan berubah menjadi semakin rumit dan menguras hati dan pikiran. Jika sudah begitu, apa yang sebaiknya dilakukan? Apakah kamu akan bertahan mencintainya dalam diam? Atau dengan berani akan mengungkapkan perasaan yang selama ini terpendam?

Mungkin semuanya berawal dari rasa kagum...
Kagum atas apa yang diberikan Ilahi kepadanya. Rasa kagum yang semakin menumpuk membuat perasaan itu berubah menjadi 'cinta'. Namun apa daya, jika kita tak sanggup untuk mengutaraknanya, kita hanya bisa tersenyum saat melihat dan mengingatnya. Semuanya terasa sangat indah. Namun berhati-hatilah... jangan sampai kita terjebak oleh cinta palsu. Cinta yang bisa membuat kita lalai hingga berpaling dari-Nya. Sesungguhnya Mencintai seseorang karna Allah amat sangat lebih indah kawanku.... :')

Jadi... Apakah kamu sanggup untuk memendam perasaan cinta kali ini? atau kamu lebih memilih untuk menyampaikannya? Itu semua tentu kembali kepada diri kita sendiri. Semoga apa yang kita lakukan adalah hal yang terbaik untuk kita. Aamiin...







Minggu, 15 Januari 2017

RESEP BROWNIES KUKUS TANPA MIXER

Assalamu'alaikum wr. wb
Selamat siang para pembaca sekalian. Ini adalah post pertama saya di blog ini, setelah beberapa kali mencoba login di blog sebelumnya, ternyata saya tetap tidak bisa login... dikarenakan saya lupa password ! Hahha... miris  sekali, sepertinya usia berpengaruh pada ingatan saya. Hiihi *kidding*.

Oke baiklah... kali ini saya akan berbagi resep dengan para pembaca sekalian. Sebelumnya, saya ingin menyampaikan bahwa saya adalah seseorang yang benar-benar tidak bisa memasak maupun baking dan benar-benar tidak mengerti dengan segala sesuatu yg ada di dalamnya *tjiaaaatttt*, namun saya senang sekali jika membuat makanan atau minuman yang baru. Bisa dibilang saya ini "Hobby masak, tapi gak bisa masak" ! :D tapi tak apalah.. meskipun gak bisa masak, gak ada salahnya kan kita mencoba belajar untuk membuat sesuatu. Jadi disini saya akan posting mengenai resep yang sudah pernah saya coba, dan berhasil (versi saya) . Jadi untuk para pemula seperti saya, kalian gak usah takut gagal yah.... Mari kita coba praktekkan !

Di resep pertama kali ini, saya akan berbagi resep BROWNIES KUKUS. Resep ini saya dapat dari sebuah grup memasak yang ada di facebook, tapi mohon maaf saya lupa lagi nama bunda'nya. Tapi saya ucapkan banyak-banyak terimakasih karena berkat beliau, saya bisa membuat kue kali ini. Hiihi.

MARI KITA MULAI .....

Bahan-bahan : 
1 butir telur
100 gram gula pasir
100 gram terigu
30 gram coklat bubuk hitam (saya pakai bubuk coklat biasa, karna kebetulan di toko stock nya lagi kosong :D)
Gak semua bahan saya foto yaa... ini hanya sebagian nya saja :)
1/4 sdt baking soda
1/4 sdt baking powder
1 sachet SKM Coklat
1 sachet Milo
80 gram Minyak Goreng
150 ml air matang



Cara Membuat :
1. Kocok telur dan gula sebentar saja, asalkan tercampur dengan rata
2. Tambahkan SKM Coklat, Milo dengan air
3. Masukkan campuran bahan-bahan nomor 2 ke dalam wadah yang berisi Telur & gula yang sudah diaduk tadi
4. Ayak terigu, coklat bubuk, baking soda dan baking powder
5. Campurkan semua bahan dan ratakan kembali (Jangan terlalu lama)
6. Setelah rata, masukkan minyak sedikit demi sedikit dan aduk rata. Jangan sampai mengendap atau mengapung yaaaaa.
7. Tuang adonan ke dalam cetakan, isi setengah saja.

Cara Memasak : 
Setelah adonan dimasukkan kedalam cetakan, kukus di dandang yang sudah cukup beruap selama 10 menit (jika cetakan kecil) atau 15 menit (cetakan besar) dengan api sedang cenderung kecil . Jangan lupa alasi kukusan (tutupnya) dengan kain yaaaa biar air nya gak netes. Setelah matang, angkat dan dinginkan. Hias sesuai selera ^_^
*Jika sudah matang, kue akan mudah di keluarkan dari cetakan. Disini saya memakai cetakan kue talam.

Setelah mencoba resep diatas, dan inilah hasilnya..... JRENG JREEEEEENGG










Notes : Rasanya enak.. manis dan lembut, ponakan saya suka banget . Dengan hasil seperti ini, resep ini cukup memuaskan bagi seorang pemula seperti saya ^_^






Silahkan di coba bunda-bunda cantik.... Semoga Berhasil ! ;)